Bagi guru yang mendapat tugas tambahan sebagai wali kelas akan mendapat tambahan menu wali kelas pada saat login aplikasi e-Rapor. Adapun tugas guru yang berperan sebagai wali kelas adalah sebagai berikut.
Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang
Melayani sepenuh hati
Pengawas SMP
Mendampingi Satuan Pendidikan
Penulis Buku Kokurikuler Sekolah Ramah Lingkungan
Vidya Caryena III
Selasa, 09 Desember 2025
Tugas Wali Kelas Pada E-Rapor (Update Data Siswa)
Senin, 08 Desember 2025
Mengolah Hasil Asesmen Menjadi Nilai Akhir
Tujuan pembelajaran yang dicapai murid merupakan bahan yang diolah menjadi nilai akhir mata pelajaran dalam kurun waktu pelaporan (biasanya satu semester). Untuk mendapatkan nilai akhir mata pelajaran tersebut, data kuantitatif langsung diolah, sedangkan untuk deskripsi, pendidik dapat memberikan penjelasan mengenai kompetensi yang sudah dikuasai murid, dan kompetensi yang belum dikuasai, serta dapat ditambahkan tindak lanjut secara ringkas.
Misalnya, dalam 1 semester ada 6 tujuan pembelajaran untuk mata pelajaran IPA, 7 tujuan pembelajaran untuk Bahasa Indonesia, dan 5 tujuan pembelajaran untuk mata pelajaran Agama (contoh hanya 3 mata pelajaran, tetapi cara ini dapat berlaku untuk semua mata pelajaran).
Asumsi: satuan pendidikan menggunakan rentang nilai untuk ketercapaian tujuan pembelajaran. Rentang ini bisa sama untuk setiap mata pelajaran atau berbeda, tergantung kesepakatan para pendidik di satuan pendidikan.
Ketercapaian ditentukan untuk setiap tujuan pembelajaran, bukan hasil akhir pengolahan nilai sumatif per mata pelajaran. Ketidaktuntasan ditandai (*) di tujuan pembelajaran tertentu saja. Hal ini bertujuan untuk mengomunikasikan kepada orang tua dan murid tentang tujuan pembelajaran mana yang belum dituntaskan oleh murid.
Contoh: Para pendidik menyepakati bahwa rentang nilai 0-55 belum masuk kategori ketercapaian dan 56-100 sudah masuk kategori ketercapaian. Sebelum menyepakati rentang nilai, pendidik terlebih dahulu menentukan kriteria/indikator ketercapaian tujuan pembelajaran. Yang perlu digaris bawahi adalah bahwa Pendidik membuat kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran, bukan hanya berupa angka.
Pendidik dapat juga membuat tabel di atas untuk tujuan pembelajaran yang tidak setara (progresif). Sebagai contoh pendidik mempunyai TP1, TP2, TP3, TP4, yang bukan setara atau lepas. Tujuan Pembelajaran tersebut masih dalam sebuah rangkaian proses yang berkelanjutan sehingga hitungan 100%-nya dapat diperoleh pada TP4. Artinya, TP1 adalah prasyarat untuk TP2, sedangkan TP2 adalah prasyarat untuk TP3, dst. Artinya, jika bentuk datanya sebagai pembelajaran prasyarat serta menunjukkan progres, maka pendidik cukup mengambil angka akhir saja (pada TP 4).
Minggu, 07 Desember 2025
Jenis Soal Tes Kemampuan Akademik
Mata uji untuk TKA jenjang SD/Mi/sederajat dan SMP/MTs/sederajat mencakup Bahasa Indonesia dan Matematika. Peserta TKA Mengerjakan kedua mata uji tersebut.
Jenis soal dalam TKA mencakup soal tunggal dan soal grup. Soal tunggal merupakan soal yang berdiri sendiri, tidak terkait dengan soal-soal lain. Soal grup adalah sekumpulan soal yang mengacu pada sebuah stimulus yang sama.
Ada tiga bentuk soal dalam TKA, yaitu :
1. Pilihan ganda sederhana, peserta diminta memilih satu jawaban dari pilihan yang tersedia.
2. Pilihan ganda kompleks (PGK) model multiple choice multiple answer (MCMA), peserta diminta memilih lebih dari satu pilihan yang dianggap benar, dan
3. pilihan ganda kompleks (PGK) model kategori, peserta diminta untuk memberi respon untuk masing-masing pernyataan tersebut.
Contoh soal Pilihan ganda sederhana
Harga setengah kilogram cabe rawit pada hari ini adalah Rp35.000,00.
Jika hari ini Ibu membeli cabe rawit seberat
kilogram, total harga yang harus dibayar Ibu adalah ….
A.Rp175.000,00 | |
B. | Rp157.500,00 |
Rp140.000,00 | |
Rp87.500,00 |
Bilangan apa saja yang merupakan faktor persekutuan ketiga bilangan tersebut?
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Misalkan a dan b merupakan dua bilangan real sehingga sistem persamaan linear (SPL) 
mempunyai solusi (𝑥, 𝑦) = (5,-2).
Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut terkait dengan nilai a dan b!
Pernyataan
| Benar | Salah |
Kegiatan Murid Selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendidikan dasar dan Menengah Nomor 14 Tahun 2025 tentang Kegiatan Murid Selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, bahwa dalam rangka pelaksanaan Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2025/2026, sebagian besar pemerintah daerah telah menetapkan libur akhir semester ganjil pada akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026 sesuai kewenangan masing-masing. Menimbang bahwa penetapan tanggal hari libur semester ganjil bertepatan dengan masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, serta untuk mendukung penguatan perekonomian nasional pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, maka perlu menerbitkan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik lndonesia tentang Kegiatan Murid Selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Maksud dan tujuan Surat Edaran ini yaitu:
a. Maksudnya sebagai panduan bagi Pemerintah Daerah, Kepala Dinas Pendidikan, dan Kepala Satuan Pendidikan dalam melaksanakan libur sekolah sebagai bagian penting dari proses pendidikan untuk memberikan kesempatan istirahat bagi murid, pendidik, dan tenaga kependidikan, sekaligus ruang bagi keluarga untuk berkumpul, melakukan perjalanan, dan beraktivitas pada periode Natal dan Tahun Baru.
b. Tujuannya mengimbau Pemerintah Derah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Satuan Pendidikan dalam melaksanakan kegiatan selama libur sekolah untuk dapat memastikan pemenuhan hak, perlindungan, dan keamanan murid selama libur, serta memastikan murid kembali ke sekolah dalam keadaan sehat, selamat, dan siap belajar pada awal semester berikutnya.
Isi Surat Edaran
1. Kepala Dinas Pendidikan untuk melaksanakan kebijakan libur semester ganjil sesuai dengan kalender pendidikan tahun ajaran 202512026 yang telah ditetapkan.
2. Kepala Satuan Pendidikan untuk tidak membebani murid dengan pekerjaan rumah (PR) atau proyek liburan yang berlebihan, terutama yang menuntut biaya tambahan besar atau kewajiban penggunaan gawai dan internet secara intensif. Apabila sekolah memberikan penugasan, diharapkan penugasan tersebut sederhana, menyenangkan, dapat dikerjakan bersama keluarga, dan tidak menimbulkan beban finansial bagi orang tua.
3. Kepala Satuan Pendidikan melaksanakan hal-hal sebagai berikut,
1) menyampaikan kepada murid penguatan pesan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) mengenai perilaku aman selama libur sekolah, antara lain,
a. mengenali risiko di lingkungan tempat tinggal dan tujuan perjalanan;
b. mengetahui jalur evakuasi di rumah dan lingkungan;
c. mengetahui nomor layanan darurat yang dapat dihubungi;
d. keselamatan di jalan (pejalan kaki, pengguna sepeda, kendaraan umum/pribadi);
e. keselamatan di pantai, gunung, dan tempat lainnya; dan
f. perilaku aman di rumah saat bermain dan menggunakan peralatan listrik/ gawai.
2) menyampaikan kepada orang tua/wali murid untuk memanfaatkan libur sekolah:
a. waktu berkualitas bersama anak, antara lain melalui:
1. kegiatan sederhana sehari-hari (memasak, mengatur keuangan rumah tangga, membersihkan rumah) yang dapat menjadi sarana belajar keterampilan hidup (life skills);
2. dialog tentang pengalaman anak di sekolah, minat, dan rencana masa depan anak; dan
3. kegiatan rekreasi dan perjalanan yang disesuaikan dengan kemampuan keluarga.
b. kebiasaan aktivitas positif di rumah yang mendorong literasi, numerasi, dan karakter, seperti:
1. membaca buku atau bahan bacaan lain bersama anak;
2. permainan yang melatih logika, kerjasama, dan kreativitas; dan
3. kegiatan seni, olahraga, dan budaya sesuai minat anak.
c. kebijakan penggunaan gawai dan internet, dengan cara:
1. menetapkan batas waktu penggunaan gawai (screen timel yang wajar dan disepakati bersama anak;
2. mendampingi anak ketika mengakses internet dan media sosial; dan
3. mengarahkan anak memanfaatkan konten yang bermanfaat dan menghindarkan anak dari konten yang mengandung kekerasan, pornografi, perjudian, perundungan, dan disinformasi.
d. fasilitasi dan pendampingan anak dalam kegiatan rekreasi sosial dan bermasyarakat, seperti:
1. kegiatan keagamaan di masyarakat;
2. aktivitas seni dan olahraga di lingkungan;
3. kunjungan teman dan silaturahmi dengan keluarga; dan
4. kegiatan-kegiatan bermasyarakat secara positif lainnya.
e. perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan dan eksploitasi, termasuk:
1. kekerasan fisik, psikis, dan kekerasan berbasis gender;
2. keterlibatan anak dalam pekerjaan yang mengganggu hak belajar, bermain, dan beristirahat; dan
3. praktik pernikahan usia dini.
f. bagi keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus, diharapkan:
1. menjaga rutinitas dasar anak (jam tidur, pola makan, aktivitas harian);
2. memberikan stimulasi sesuai kebutuhan dan kemampuan anak; dan
3. berkomunikasi dengan guru atau satuan pendidikan apabila membutuhkan dukungan tambahan atau penyesuaian tertentu selama dan setelah masa libur.
3) menjaga keamanan aset sekolah, termasuk laboratorium, perangkat TIK, ruang perpustakaan, serta sarana prasarana pendidikan lainnya selama masa libur, melalui pengaturan petugas piket dan koordinasi dengan pihak terkait sesuai ketentuan yang berlaku.
4) Menyediakan kanal pelaporan (kontak sekolah, wali kelas, atau layanan pengaduan yang relevan) apabila orang tua/wali membutuhkan informasi atau ingin melaporkan hal-hal yang berkaitan dengan keselamatan dan perlindungan murid selama masa libur.
DOWNLOAD Surat Edaran
Menginput Nilai Kokurikuler (Khusus Koordinator Projek)
Bagi guru yang ditugaskan sebagai Koordinator Projek, maka pada guru tersebut akan tampil menu Nilai Kokurikuler. Untuk membuka input ketercapaian kokurikuler, klik menu "Nilai Kokurikuler", kemudian pilih submenu "Input Nilai Kokurikuler", sehingga tampil seperti contoh pada gambar.
Selanjutnya pilih kelompok, nama kegiatan dan dimensi profil lulusan yang dikembangkan dalam kegiatan kokurikuler tersebut. Setelah memilih dimensi profil lulusan, maka akan ditampilkan subdimensi profil lulusan dan kolom input hasil capaian siswa dalam bentuk predikat Berkembang, Cakap dan Mahir. Silahkan pilih capaian subdimensi tersebut untuk masing-masing siswa pada kolom Capaian Subdimensi Profil Lulusan. Klik "Simpan Data" untuk menyimpan data nilai/capaian yang telah diinput. Jika ingin mengetahui alur perkembangan kompetensi profil lulusan untuk dimensi dan subdimensi tersebut klik tombol ”Alur Perkembangan”
Lakukan Proses yang sama untuk menginput capaian Dimensi dan sub dimensi yang lainnya. Selain input langsung, ketercapaian profil lulusan tersebut dapat diimport langsung dari file excel, namun formatnya harus diunduh dari aplikasi e-Rapor ini. Berikut ini adalah langkah input nilai rapor melalui metode import. Untuk membuka import ketercapaian kokurikuler, klik menu "Nilai Kokurikuler", kemudian pilih submenu "Import Nilai Kokurikuler", kemudian Pilih Kelompok dan Jenis Kegiatan Kokurikuler yang ingin diisi nilainya, sehingga tampil seperti contoh gambar berikut.Untuk mengunduh Format Import nilai , klik tombol "Download Format kelompok ini". Setelah didownload, Buka file excel format tersebut, kemudian lengkapi datanya, setelah diisi, silahkan disimpan dalam format xls atau xlsx.
Setelah selesai input nilai capaian kokurikuler, langkah terakhir yang dilakukan adalah input deskripsi kokurikuler. Deskripsi kokurikuler ini memuat deskripsi pencapaian peserta didik terhadap profil lulusan melalui kegiatan kokurikuler. Untuk membuat deskripsi kokurikuler tersebut, klik menu "Nilai Kokurikuler", pilih submenu "Deskripsi Kokurikuler", sehingga tampil halaman seperti gambar. Pilih kelompok kokurikuler, sehingga ditampilkan halaman input deskripsi kokurikuler. Setelah tampil halaman input deskripsi, silahkan isi deskripsi capaian profil lulusan setiap siswa. Untuk membuat deskripsi capaian profil lulusan secara otomatis berdasarkan nilai capaian kokurikuler, klik tombol "Generate Otomatis dari Nilai Kokurikuler", maka sistem akan membuatkan deskripsi otomatis berdasarkan hasil capaian kokurikuler yang diinpur oleh koordinator kokurikuler. Silahkan disesuaikan setiap deskripsi yang dibuat. Jika sudah sesuai, klik tombol "Simpan Data" untuk menyimpan Deskripsi Kokurikuler.
Sabtu, 06 Desember 2025
Menginput Nilai Ekstrakurikuler
Bagi guru yang ditugaskan sebagai pembina ekstrakurikuler, maka pada guru tersebut akan tampil menu input nilai esktrakurikuler. Untuk menginput nilai esktrakurikuler, klik menu "Input Nilai Ekskul", sehingga tampil halaman input nilai seperti gambar.
Selanjutnya, pilih kelas ekskul yang dibina, dan pilih rombel. Klik tombol "input nilai ekskul" untuk menginput nilai ekskul tiap siswa di rombel tersebut. Setelah tampil halaman input nilai ekskul, silahkan isikan predikat nilai ekskul yang diperoleh oleh tiap siswa, serta ketikkan deskripsi ketercapaian kompetensi yang telah dicapai oleh masing-masing siswa pada kolom deskripsi. Klik "Simpan" nilai untuk menyimpan nilai ekskul yang telah diinput. Tampilan halaman input nilai ektrakurikuler oleh pembina ekskul.
Catatan :
Jika data siswa belum tampil di daftar ekskul, artinya pengisian data ekskul di Dapodik belum lengkap, silahkan koordinasikan dengan admin dan operator sekolah. Jika input nilai ekstrakurikuler berhasil, maka akan ditampilkan di halaman input seperti contoh gambar berikut.
Jika anda ingin menghapus nilai yang telah diinput, silahkan klik tombol "Hapus" pada masing masing nilai siswa tersebut.
Selain input langsung, nilai ekskul dapat diimport langsung dari file excel, namun formatnya harus diunduh dari aplikasi e-Rapor ini. Berikut ini adalah langkah input nilai ekskul melalui metode import. ✓ Buka menu input nilai ekskul.
✓ Pilih Kelas dan Rombel yang ingin diisi nilainya.
✓ Untuk mengunduh Format Import nilai , klik tombol "Download Format Import"
✓ Buka file excel format tersebut, kemudian lengkapi datanya, setelah diisi, silahkan disimpan dalam format xls atau xlsx.
Catatan : Dalam pengisian data nilai pada format excel tersebut, baca keterangan pada format dengan cermat agar tidak salah dalam pengisian data. Selanjutnya untuk proses import, langkahnya : Buka kembali halaman input nilai ekstrakurikuler, selanjutnya untuk proses import, klik "choose File" pada kolom Pilih File Nilai. Pilih file nilai ekskul yang telah diisi dalam format excel, setelah nama file ditampilkan, klik tombol "Import Nilai", tunggu hingga proses selesai.
Jumat, 05 Desember 2025
Menginput Nilai Profil Lulusan
Bagi guru mata pelajaran yang mengajar pada kelas dengan kurikulum 2013, mulai tahun ajaran 2025/2026 maka akan memperoleh menu tambahan ”Nilai DPL K2013”. Untuk Guru yang mengampu mata pelajaran pada Kurikulum 2013, memberikan penilaian sikap dalam bentuk laporan ketercapaian dimensi profil lulusan (DPL) berdasarkan hasil jurnal pengamatan selama 1 semester. Untuk membuka input capaian dimensi profil lulusan, klik menu "Nilai DPL K2013", pilih submenu "Input Nilai DPL" Selanjutnya, Pilih kelas dan Dimensi yang ingin diberikan penilaian. Pada halaman input nilai, silahkan berikan penilaian pada Subdimensi Profil Lulusan yang teramati dengan memilih predikat capaian subdimensi tersebut untuk masing-masing siswa. Setelah semua siswa diisi lengkap, klik tombol "Simpan" untuk menyimpan data tersebut.
”Lakukan langkah yang sama untuk menginput nilai karakter profil lulusan untuk dimensi lainnya” Catatan : Tiap guru hanya memberikan penilaian pada dimensi dan subdimensi profil lulusan yang menjadi target untuk dikembangkan selama proses pembelajaran dalam 1 semester. Laporan ketercapaian dimensi profil lulusan ini akan menjadi pertimbangan bagi wali kelas dalam menyusun deskripsi sikap yang nantinya ditampilkan di rapor siswa. Selain input langsung, capaian dimensi profil lulusan juga dapat diimport langsung dari file excel, namun formatnya harus diunduh dari aplikasi e-Rapor ini. Berikut ini adalah langkah input nilai dimensi profil lulusan melalui metode import. Untuk membuka Import Capaian DPL, klik menu " Nilai DPL K2013", pilih submenu "Import Nilai DPL". Selanjutnya pilih kelas dan klik "Download Format Import".
Untuk mengisi Format tersebut, silahkan diisikan kolom nilai capaian untuk masing-masing subdimensi profil lulusan yang dinilai saja. Nilai capaian dinyatakan dalam angka 1(berkembang), 2(cakap) atau 3(mahir).Jangan lupa menyimpan setelah selesai mengisi data. Untuk mengimport nilai/capaian DPL langkahnya : Buka kembali halaman Import Capaian DPL. Pada Pilih File Nilai DPL silahkan klik "choose File" dan Pilih Format Nilai DPL yang sudah diisi kemudian "open". Klik "Import Nilai" untuk mengirim dan menyimpan nilai profil lulusan siswa tersebut, tunggu prosesnya hingga selesai.





























